Ingin jadi ahli IT yang berdampak bagi lingkungan? Bergabunglah dengan Prodi Teknologi Informasi USTI. Pendaftaran mahasiswa baru 2026 telah dibuka. Cek biaya, kurikulum, dan beasiswanya di sini!
Mengapa Memilih Teknologi Informasi USTI?
Akreditasi & Kualitas: Fokus pada kualitas pengajaran dengan dosen praktisi yang ahli di bidangnya.
Kurikulum Berbasis Industri dan Green Technology
Mempelajari bahasa pemrograman populer seperti Java, Python, PHP, dan Kotlin.
Integrasi konsep Sustainable IT: Bagaimana teknologi membantu efisiensi energi dan pelestarian lingkungan (misal: penggunaan QGIS untuk pemetaan lahan).
| Penggunaan QGIS untuk pemetaan lahan |
Fasilitas Laboratorium Komputer Modern
Akses ke laboratorium dengan spesifikasi tinggi untuk menunjang kegiatan coding, designing, hingga prototyping di Figma.
| Laboratorium Usti |
Peluang Karir Luas bagi Lulusan IT
Fleksibilitas Kerja: Menekankan bahwa lulusan TI bisa bekerja di mana saja, mulai dari startup hingga instansi pemerintah.
Menjadi Software Developer & UI/UX Designer
Fokus pada sisi kreatif IT. Membangun aplikasi yang tidak hanya fungsional tapi juga memiliki estetika desain yang baik (minimalis dan user-friendly).
Ahli Data untuk Konservasi Lingkungan
Peluang karir khusus: Mengolah data lingkungan untuk organisasi advokasi, membantu monitoring hutan, atau mengelola sistem informasi lingkungan hidup.
Alur Pendaftaran Mahasiswa Baru USTI 2026
Kemudahan Akses: Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui portal resmi kampus. PMB USTI.com
Persyaratan Berkas dan Jalur Beasiswa
Menyediakan berbagai jalur: Jalur Prestasi (cocok untuk yang aktif berorganisasi/ikut kompetisi), Jalur Tes, dan Jalur Beasiswa bagi yang kurang mampu secara ekonomi.
Jadwal Seleksi Masuk Prodi Teknologi Informasi
Informasi periode pendaftaran: Gelombang 1, 2, dan 3. Pastikan calon mahasiswa tidak melewati batas waktu unggah dokumen.
"Mahasiswa didorong untuk aktif berkompetisi di tingkat universitas, seperti ajang Pemilihan Duta Kampus, guna mengasah soft skill komunikasi dan personal branding."
0 comments:
Posting Komentar