Dalam setiap bencana kebakaran hutan dan lahan, perempuan seringkali ditempatkan sebagai korban pasif. Padahal, perempuan memiliki ketahanan dan cara pandang unik yang sangat dibutuhkan dalam mitigasi bencana.
Penjaga Kesehatan Komunitas: Perempuan adalah garda terdepan dalam mendeteksi dampak kesehatan asap (ISPA) pada anak-anak. Edukasi mengenai penggunaan masker yang benar dan pembuatan ruang aman asap di rumah dimulai dari peran ibu.
Ekonomi Kreatif Pasca Bencana: Saat lahan terbakar dan ekonomi terhenti, perempuan seringkali menjadi inovator dengan memanfaatkan bahan alam yang tersisa menjadi kerajinan atau produk bernilai jual, seperti "Waste to Treasure".
Kepemimpinan dalam Advokasi: Suara perempuan dalam menuntut transparansi pengelolaan dana desa untuk pencegahan kebakaran sangatlah penting guna memastikan anggaran tersebut tepat sasaran.
Memberdayakan perempuan dalam isu lingkungan adalah kunci untuk membangun masyarakat yang lebih resilien terhadap krisis iklim.
0 comments:
Posting Komentar